JIWA INSAN: Martabat Seorang Guru…

Posted: 16/05/2013 in Semasa, Uncategorized
Tags: ,

Image

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang…

“Bukan umatku sesiapa yang tidak memuliakan orang yang lebih tua, tidak kasihan kepada orang yang lebih muda dan tidak menunaikan hak guru-guru…”      [Hadis riwayat Ahmad, At-Thabrani dan Al-Hakim]
“Belajarlah ilmu, belajarlah ilmu untuk ilmu dan tunduk patuhlah kepada orang yang kamu belajar ilmu dari mereka.”      [Hadis riwayat At-Thabrani]
“Ada tiga golongan yang tidak boleh dipandang ringan hak mereka, sesiapa yang meremehkannya adalah munafik; Orang tua yang berpengalaman, guru-guru dan pemimpin yang adil.”      [Hadis riwayat At-Thabrani]
………………………………………………………………………..

“GURU O GURU” (USMAN AWANG – 1979)

BERBURU ke padang datar
Dapat rusa belang kaki
Berguru kepala ajar
Ibarat bunga kembang tak jadi

Dialah pemberi paling setia
Tiap akar ilmu miliknya
Pelita dan lampu segala
Untuk manusia sebelum jadi dewasa.

Dialah ibu dialah bapa juga sahabat
Alur kesetiaan mengalirkan nasihat
Pemimpin yang ditauliahkan segala umat
Seribu tahun katanya menjadi hikmat.

Jika hari ini seorang Perdana Menteri berkuasa
Jika hari ini seorang Raja menaiki takhta
Jika hari ini seorang Presiden sebuah negara
Jika hari ini seorang ulama yang mulia
Jika hari ini seorang peguam menang bicara
Jika hari ini seorang penulis terkemuka
Jika hari ini siapa sahaja menjadi dewasa;

Sejarahnya dimulakan oleh seorang guru biasa
Dengan lembut sabarnya mengajar tulis-baca.
Di mana-mana dia berdiri di muka muridnya
Di sebuah sekolah mewah di Ibu Kota
Di bangunan tua sekolah Hulu Terengganu
Dia adalah guru mewakili seribu buku;
Semakin terpencil duduknya di ceruk desa
Semakin bererti tugasnya kepada negara.

Jadilah apa pun pada akhir kehidupanmu, guruku
Budi yang diapungkan di dulangi ilmu
Panggilan keramat “cikgu” kekal terpahat
Menjadi kenangan ke akhir hayat

……………………………………………………………………………………

Imam Al-Ghazali berkata;
“Tidak akan dapat ilmu kecuali dengan merendah diri dan mendengar dengan teliti…”
Imam As-Syafie berkata;
“Aku membuka lembaran kitabku di depan Imam Malik (gurunya) dengan penuh hati-hati, supaya Imam Malik tidak mendengar bunyinya…”
Syu’bah berkata;
“Aku apabila menerima satu ilmu dari seorang manusia maka aku akan menjadi hambanya seumur hidup…”
Syauqi berkata dalam syairnya;
“Tunaikan hak guru dan muliakan mereka, seorang guru seolah-olah nabi yang diutus…”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s